Suku Mandar

Seputar informasi dan seluk beluk suku MANDAR

Showing posts with label Mandar Ethnic. Show all posts

Saturday, November 29, 2014

Wisata Agro Kabupaten Polewali Mandar

No comments :
Wisata Agro Kabupaten Polewali Mandar


      Wisata agro adalah salah satu andalan wisata di kabupaten Polewali mandar. Polewali Mandar merupakan daerah yang sangat subur, sehingga banyak tanaman yang dapat tumbuh di tanah Mandar ini. Hampir di semua kecamatan ada jenis buah yang tumbuh, sehingga bila musim buah telah tiba maka seluruh masyarakat polman dapat menikmatinya. Jenis buah yang ada di Polewali Mandar ini adalah sebagai berikut:
1. LANGSAT


     Salah satu andalan pada wisata ini adalah Langsat yang telah menjadi kekhasan Polewali Mandar. Pada musim-musim tertentu, hampir di semua kecamatan, utamanya yang terletak di pedalaman seperti: Anreapi, Binuang, Matangnga, Tapango, Matakali, Campalagioan, Luyo, Mapilli, Balanipa , Limboro, dan Alu, serta Tu'bi Taramanu jenis buah ini sangat mudah ditemukan. Dan yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan pada musim-musim Langsat adalah di Kecamatan Binuang yang untuk menjangkaunya bisa ditempuh dengan perjalanan menuju ke arah Selatan dari ibukota Polewali dengan jarak temph berkisar 3 Km. Di tempat ini pengunjung akan menemukan toko yang bertebaran di setiap sisi jalan.

2. RAMBUTAN

 Buah-buahan lainnya yang khas adalah rambutan.Hampi dengan langsat kita dapat menemukannya hampir di setiap kecamatn yang ada di kabupaten Polewali Mandar. Para wisatawan juga dapat menikmati langsung di pohon atau kebun rambutan .  



3. DURIAN 

      Buah yang satuini jangan ditanyakan lagi atas keberadaannya di Kabupaten Polewali Mandar ini. Buah duriannya besar dan manis. Bagi para pecinta durian dapat berkunjung ke Polewali Mandar pada saat musim buah tiba. Hampir di setiap kecamatan buah durian ini dapat ditemukan. 






4. KELAPA
     Polewali mandar memiliki garis pantai yang panjang, sehingga hampir di seluruh pinggir pantai tumbuh pohon kelapa ini. Sehingga tidak heran bila kabupaten ini menghasilkan banyak buah kelapa. dan juga buah kelapa ini berbuah sepanjang tahun sehingga tidak kehabisan penyimpanan bagi para pengunjung.
       
5.JAWAWUT, KOPI DAN NANGKA
Kekayaan wisata agro lain yang khas di kabupaten polewali mandar ini adalah jawawut, kopi dan nangka. Untuk para wisatawan ataupun pembeli yang ingin memperolehnya dapat mengunjungi semua pasar-pasar tradisional di setiap kecamatan di Kabupaten ini.











     Itulah wisata agro yang dapat kita jumpai di Kabupaten Polewali Mandar. Bagi para pecinta salah satu jenis buah yang ada di atas  silahkan berkunjung ke kabupaten Polewali Mandar.  Sekian dan terima kasih! 

Friday, November 28, 2014

Kebudayaan dan Kepariwisataan Polewali Mandar I Wisata Maritim

No comments :
KEBUDAYAAN DAN KEPARIWISATAAN POLEWALI MANDAR

Membahas tentang budaya dan pariwisata, Polewali Mandar tentunya tidak ketinggalan dengan kedua hal itu. Mengingat bahwa Kabupaten Polewali Mandar sebagai bagian dari tanah Mandar yang pernah mencapai masa keemasan peradabannya pada tempo dulu, hingga kini menyisakan beragam artefak kebudayaan. 
Polewali Mandar sebagai gerbang sulawesi barat yang mempunyai berbagai macam kebudayaan yang unik dan pariwisata yang menarik serta potensi dan kekayaan alam yang perlu dikembangkan. Sebagai anak mandar, yang lahir dari keturunan orang mandar harus dan wajib menjaga dan mengembangkan potensi daerah yang gue (iyau, keren sedikitlah sob, hehe) miliki. Oleh karenanya salah satu yang bisa saya lakukan saat ini adalah memperkenalkan kepada dunia tentang keberadaan suku mandar dengan segala keunikan budaya dan pariwisatanya yang selama ini belum terekspos dengan baik. 
Sebelum kita membahas lebih lanjut terlebih dahulu kita harus tahu defenisi dari budaya dan pariwisata. Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa sanskerta, yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia, yang kemudian menciptakan sesuatu kebiasaan yang unik. Pariwisata adalah suatu perjalanan yang dilakukan untuk rekreasi atau liburan dan juga persiapan yang dilakukan untuk aktivitas ini.
Pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang pariwisata yang ada di kabupaten Polewali Mandar yang didalamnya juga termasuk wisata budaya.

WISATA MARITIM
  • PULAU BATTOA

Gugusan pulau-pulau akan nampak di depan mata pengunjung yang memasuki Polewali Mandar, karena Mandar berada di daerah pesisiran pantai. Ada saja pulau yang berpenghuni dan ada juga yang tidak berpenghuni yang sama-sama menyajikan pemandangan yang eksotik. Pulau battoa ini serta gugusan pulau-pulau yang lain terletak di Kec. Binuang dan Kec. Polewali. Para wistawan dapat menempuh perjalanan menggunakan perahu motor kurang lebih 30 menit untuk menjangkaunya.

Tuesday, November 18, 2014

Nilai Kearifan Lokal Daerah Mandar

No comments :
Nilai Kearifan Lokal Daerah Mandar. Mandar merupakan salah satu suku yang ada di Indonesia tepatnya di Sulawesi Barat. Dulunya suku ini merupakan sebuah kerajaan yang dimana orang-orangnya berwatak tegas dan berani, tapi seiring berkembangnya waktu suku ini tidak lagi menjadi sebuah kerajaan karena besarnya pengaruh dari hokum Negara ketimbang hokum di suku Mandar itu.

Nilai Kearifan Lokal Daerah Mandar


Baca juga:

Inilah Arti dan Makna Logo Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat

Meskipun suku ini tidak lagi menjadi sebuah kerajaan, tapi adat dan istiadat serta kebudayaan masih terjaga dengan baik. Nah, yang menarik dibahas dari budaya suku Mandar ini adalah “Sayyang Pattuqduq”. Secara harfiah yaitu Sayyang yang berarti kuda dan pattuqduq yang berarti menari. Jadi, Sayyang Pattuqduq berarti kuda yang menari. Ini merupakan suatu adat yang biasa ditampilkan pada acara-acara tertentu, diantaranya: Khatam Qur’an, Syukuran, Pernikahan dll.

Nilai Kearifan Lokal Daerah Mandar

Sayyang pattuqduq diiringi oleh music rebana dan seorang yang makkalindaqdaq “berpantun”. Kemudian kuda itu menari melompat-lompat dengan teratur. Kegiatan ini biasa dilangsungkan pada saat ada khatam Qur’an secara massal. Anak yang sudah mengkhatamkan Qur’an akan duduk di atas kuda dan dibawa secara arak-arakan mengelilingi kampong. Hal ini dapat memicu anak-anak lainnya untuk menjadi rajin mengaji karena ingin juga merasakan khatam Qur’an dengan menaiki sayyang pattuqduq dengan tak terlepas pula dari ajaran agama Islam yaitu setelah anak-anak di khatamkan di masjid dan berdo’a bersama barulah acara kedua yaitu menaiki kuda yang menari mengelilingi kampong yang disebut “sayyang pattuqduq”.